Sejarah

SK Kemenristek-Dikti No 199/KPT/I/2018


Program Studi Sarjana Farmasi merupakan salah satu dari tujuh program studi yang berada dilingkunganSTIKes Fort De kock Bukittinggi. Pengembangan pendirian program studi S1 Farmasi merupakan salah satu komitmen perguruan tinggi untuk menjawab tuntutan bangsa dalam mengangkat derajat kesehatan manusia. Kemampuan seorang farmasis untuk menjalankan praktek kefarmasian semakin terbuka lebar karenaInternational Pharmaceutical Federationtelah menetapkan 9 elemen praktek kefarmasian yang meliputiacademicpharmacy(farmasi kependidikan),clinical biologi(biologi klinis)community pharmacy(farmasi komunitas),hospital pharmacy(farmasi klinis),industrial pharmacy(farmasi industry),laboratories and medicines control(laboratorium pegendalian obat),militaryrn andemergency pharmacy(farmasi penanganan kedarutan),pharmacy information(informasi farmasi) ,social and administrative pharmacy(farmasi sosial dan birokrasi). Bidang farmasi terus berkembang pesat dan perkembangan ilmu kefarmasian telah dapat menempati bidang pekerjaan yang makin luas. Pergeseran trend keilmuan kefarmasian yang semula berorientasi pada produk (drugrnoriented) menjadi berorientasi pada pasien (patien oriented).

Top